Tanggal 1 Februari 2010 adalah hari pertama kuliah pada semester genap 2009/2010. Semester genap ini adalah semester kedua dalam pelaksanaan kurikulum baru yang telah dimulai sejak 6 bulan yang lalu. Beberapa hal yang cukup signifikan perubahannya adalah diadakannya evaluasi per-kompetensi dan bukan per 8 pertemuan, sehingga tidak lagi disebut UTS dan UAS. Perubahan ini memang belum biasa dirasakan baik oleh dosen maupun mahasiswa, termasuk karyawan. Sebab selama ini UTS dan UAS adalah momen sakral yang harus dihadapi dengan "sks" (sistem kebut semalam). Sedangkan saat ini evaluasi meski juga menggunakan ujian tulis, namun tidak ada kewajiban harus berdasarkan ujian tulis belaka. Banyak sekali kompetensi yang evaluasinya tidak harus dengan ujian tulis, misalnya dengan presentasi, pembuatan project, membuat summary atau makalah, tugas kelompok, dan sebagainya.
Diharapkan dalam semester baru ini kekagetan yang dialami akibat diterapkannya secara ketat "Pembelajaran Berbasis Kompetensi" tidak lagi mengganggu konsentrasi kegiatan belajar mengajar, justru sebaliknya dapat memotivasi para mahasiswa agar dapat menguasai kompetensi demi kompetensi yang ditawarkan tiap mata kuliah. Diharapkan pula "student centered learning" dapat semakin ditingkatkan. Untuk itu, sangat dibutuhkan kerja sama yang baik antara dosen dan mahasiswa. Sebab bila hanya dosen yang berinisiatif melaksakannya, maka kegiatan pembelajaran akan terhenti, sebab keaktifan para mahasiswa akan menjadi penentu dalam keberhasilan pembelajaran.